SITUS BERITA INDONESIA
- CATEGORY -
EDUCATION
ENTERTAINMENT
FAMILY
GAMES
HEALTH
INTERNASIONAL
JAKARTA
KULINER
LIFESTYLE
MOTIVATION
NASIONAL
OTOMOTIF
PROPERTY
SPORT
TEKNOLOGI
TRAVEL
VIDEO
HOME >> NASIONAL 2017-08-29 19:55:45

DPR Minta Lagi Dana Bantuan Rutin, Apa Maksudnya?

Dana bantuan rutin ini anggaran baru yang diusulkan di luar dana bantuan parpol yang sudah dinaikan pemerintah menjadi Rp 1.000 per suara.

DPR Minta Lagi Dana Bantuan Rutin, Apa Maksudnya?
Sumber Foto : detik.com

Baca Juga :
# Saat Ditanya Masalah Banjir Jakarta, Ini Ekspresi Sandiaga yang Kebingungan
# Terkait Kasus Penggelapan Lahan, Rekan Sandiaga Sudah Jadi Tersangka!
# Setara Institute Sebut Visi Politik Anies Adalah Rasisme, Benarkah?


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat kembali mengusulkan adanya dana bantuan rutin untuk partai politik. Dana bantuan rutin itu anggaran baru yang diusulkan di luar dana bantuan parpol yang sudah dinaikan pemerintah menjadi Rp 1.000 per suara.

Menurut Tjahjo, sejauh ini mekanisme atas bantuan tersebut, termasuk besaran nominalnya masih belum jelas. Tjahjo menyebutkan hal tersebut baru sekedar masukan yang akan dibicarakan lebih lanjut antara Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR.


"Itu baru usulan DPR, karena kalau yang Rp 1000 itu kan adil. Artinya kalau parpol perolehan kursinya banyak, maka akan dapat dana bantuan yang besar dari pemerintah," kata Tjahjo dikutip dari laman resmi www.kemendagri.go.id, Selasa (29/8/2017).

Kata Tjahjo, DPR beralasan, jika bantuan pemerintah kepada partai politik hanya dilihat dari perolehan kursi, hal itu justru dianggap kurang adil sehingga perlu didukung dengan bantuan wajib secara rutin.

"Parpol tak bisa sepenuhnya bergantung pada anggaran negara. Kebutuhan parpol itu harusnya bersumber dari anggota dan bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat," kata Tjahjo.

Tjahjo pun juga berharap, dengan naiknya dana bantuan partai politik saat ini, kualitas demokrasi Indonesia ke depannya akan bisa ditingkatan menjadi lebih baik.

"Pada dasarnya dana parpol yang diberikan pemerintah hanya bentuk partisipasi bagi partai yang sudah mendukung proses demokrasi. Kami harap bisa membantu parpol dalam memperbaiki kualitas demokrasi ke depannya, ujar dia.

"Dana bantuan parpol ini, juga akan dievaluasi setiap tahunnya. Maka penggunaannya harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," tutup Tjahjo.
 
Sumber : kompas.com




Share Link :
 

- BERITA TERKAIT -
# Terkait Hasil Survei SMRC, Gerindra Sebut Itu Survey Pesanan! Benarkah?
Partai Gerindra sebut secara berkala melakukan survei internal. Hasilnya, Prabowo unggul atas Jokowi.
# Ketua KPK Kembali Dibidik Kasus Korupsi, Mengapa?
Perseteruan Pansus angket dengan KPK memasuki babak baru. Kali ini. pansus yang digawangi para parpol pendukung pemerintah itu menduga keterlibatan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam kasus korupsi.
# PAN Ingin Wajah Zulkifli Hasan Ada di Kertas Suara Pilpres 2019
Ketua DPP PAN menjelaskan, Zulkifli Hasan akan memutuskan posisinya dalam pilpres tahun 2019. Apakah akan maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.
# SBY Ingatkan TNI, Polri dan BIN Tak Berpihak Kepada Penguasa, Apa Maksudnya?
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan TNI, Polri dan BIN untuk tidak berpihak kepada penguasa atau partai politik tertentu. Aparat penegak hukum harus bisa bersikap netral.
# 2.500 Pasukan Jaga Borobudur Terkait Aksi Rohingya, Apa Salah Borobudur?
Polda se-Jawa melakukan rapat koordinasi terkait rencana aksi bela Rohingya yang akan digelar di kawasan Candi Borobudur.
# Mantap! Jokowi Berhasil Ambil Alih 51 Persen Saham Freeport Indonesia
Jika pemerintah tak ngotot, maka Indonesia hanya memiliki 9,36 persen saham perusahaan asal Amerika Serikat itu.

Untitled
www.sarangberita.com
SITUS KUMPULAN BERITA INDONESIA
SARANG BERITA adalah media informasi tentang segala macam Berita.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan Berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright LALITANMAS @062015